SMP Negeri Remban baru saja menyelesaikan pelaksanaan US Kelas IX tahun 2026. Penyelenggaraan US kali ini diikuti oleh setidaknya 68 murid kelas IX. Kali ini merupakan penyelenggaraan US melalui moda digital keempat sejak 2023, di mana para murid diizinkan memilih untuk menggunakan HP ataupun komputer yang ada di Laboratorium Komputer SMP Negeri Remban sesuai dengan preferensi yang dikehendaki.Â
Beberapa murid yang lebih memilih menggunakan HP berpendapat bahwa pengerjaan US melalui HP cenderung lebih nyaman dikarenakan operasi menggunakan jari mempersingkat mobilitas dalam menjawab pertanyaan. Sedangkan disisi lain, murid yang menggunakan komputer di Laboratorium Komputer mengungkapkan bahwa mengerjakan US di komputer cenderung lebih leluasa dikarenakan layar monitor dapat menampilkan gambar dan soal lebih jelas dibandingkan di layar HP yang cenderung lebih kecil.
Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum, bapak M. Novikar Aziz Fikri, S.Pd., Gr. selaku ketua pelaksana US Kelas IX Tahun 2026 mengatakan bahwa penyelenggaraan US bertujuan untuk mengukur ketercapaian hasil pembelajaran murid yang sudah menempuh proses kegiatan belajar selama 6 semester atau 3 tahun yang pastinya akan sangat memberi tekanan pada murid saat mengerjakannya. Untuk itu, pihak SMP Negeri Remban berupaya mengakomodir memberikan kenyamanan kepada murid dalam mengikuti proses pelaksanaan US Kelas IX agar dapat mengerjakan US seoptimal mungkin.
Pelaksanaan ujian dengan moda digital ini awalnya mendatangkan kekhawatiran bagi para orang tua maupun guru. Mereka beranggapan bahwa pelaksanaan ujian menggunakan HP akan memudahkan siswa untuk menyontek sehingga hasil yang didapatkan tidak bisa mencerminkan hasil belajar yang sebenarnya. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi adanya celah pada proses pengerjaan ujian, pihak pengembangan sistem ujian moda digital SMP Negeri Remban menggunakan aplikasi gratis pihak ketiga yang menjamin keamanan pengerjaan ujian, di mana aplikasi tersebut akan mengunci layar HP sehingga jika dipaksa keluar maka aplikasi akan mendeteksi anomali tersebut, yang berimbas kepada murid yang berupaya melakukan kecurangan, tidak akan bisa melanjutkan ujian sampai akhir.
Hingga saat ini, pelaksanaan US moda Digital di SMP Negeri Remban berjalan dengan baik dan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti. Sehingga diharapkan kedepannya, pelaksanaan US maupun ujian - ujian lain dengan moda Digital yang diselenggarakan di SMP Negeri Remban dapat terus dikembangkan demi mengutamakan kenyamanan siswa dalam menempuh tahapan evaluasi di pendidikan jenjang menengah pertama.